Wednesday, July 3, 2013

seka.

seka.
seka leleh air mata kamu.

menangisi yang dibelakang itu takkan pernah membawa jaya pada mu jika tidak kau seka leleh air mata itu, dan ukir senyum perlahan-lahan.

jadi seka.
seka leleh air mata mu.

biar benar-benar

kalaupun hampir tapi berjauhan
sekadar menyebut tapi tak didengar
sekadar melihat tapi tak diperhati

tiadalah yang lebih tahu dari Yang Maha Mengetahui


rela biar benar-benar merelakan

sayang biar benar-benar sayangkan

dan aku sisip, doa-doa berunsur kasih buat kalian


kecil hati aku lupakan, sangka buruk aku tolak ketepian.

Tuesday, May 7, 2013

gantung

nah
ambil jiwa ini
ambil mata, telinga juga
seluruh jasad mungkin lebih baik

hiaskan senyum kamu
bidaskan segala kelemahan aku
ceritakan nikmat iman kepadaku
pegang jangan lepas jemariku
katakan ini semua aku mampu lalu!

usai sujud tadi, 
kamulah yang benar-benar aku butuh, 
menongkat aku yang jatuh,
tidak, belum lagi, cuma hampir, hampir jatuh.

kadang, dalam keadaan terlalu lemah,  
sahabatlah yang kita cari, demi kata - kata penguat,
sampai kadang terlupa meletakkan kebergantungan penuh pada Yang Kuasa. 


Tuesday, April 23, 2013

bayang

hargailah.

kerana bila nanti wajah-wajah disampingmu pergi,
yang kau dakapkan cuma bayang-bayang dari kenangan.

dakapnya takkan pernah terasa,
berlalu dingin melepasi diri, layaknya seperti angin.

dan bila aku katakan hargai,
cintanya jauh percuma dari dosa,
pengorbanannya tak mengharap balasan dunia,
kasihannya biar tak ternoda,

sayangnya biar demi surga

Thursday, April 11, 2013

jeda




Dalam hembus-hembus nafas yang kau dapat,
Bersama palit-palit dosa yang merapat,
Takkan pernah terkatup peluang taubat
Yang kemudiannya membawa kau jauh dari jahanam
Takkan pernah

Jadi berdustakah, kalau aku katakan dirimu berharga?

Menjalani hari-hari
hidup di atas lafaz syahadah yang acap kali kau bilangkan
dalam tiap bangun pagimu
ada senyum ayah bonda yang kau jumpakan,
Dalam ketidakmilikan apa-apa
menghirup hembus segala percuma

Masih berdustakah, kalau aku katakan dirimu berharga?

Teman, tulisan ini tiada harga,
Sekadar memperlihatkan tingginya harga dirimu
Sampai berhakkan syurga nan indah
Mari, dalam berpimpinan, kita berlari deras
Demi menemukan Dia, Sang Pemilik nyawa kerdil kita.

Mac 2013. Satu lagi hari kurnia



Sunday, March 24, 2013

pertemuan kedua

perubahan pada kebaikan itu,
sepatutnya menguatkan, bukan melemah.


bukan juga terperosok dan terus mengenang
malah lebih kental, lebih tenang.

Tuhan, terima kasih untuk pertemuan yang kedua tadi. 

Wednesday, March 13, 2013

pendosa


TUHAN!

liciknya syaitan!
besarnya nafsu!
lemahnya iman!

hinggakan airmata hilang harga

TUHAN!

tiada ilah selain Allah
Allah Allah Allah

masakan mampu pendosa ini melepasi tujuh surga nan indah, bertemu denganMu.


TUHAN!

aku pendosa, tuhan
bagaimana caranya lagi!
bagaimana caranya lagi, menjauh dari segenap durjana, demi merasa surga mu

aku pendosa, tuhan
yang mengerikan azab Qabr, yang mengerikan nerakaMu

TUHAN!

atas lafaz syahadahku, sungguh mau aku meminggir dari dosa ini

temukan aku tuhan, dengan kebenaranMu